HPK

Kondisi Untuk Terapi Bicara: Autisme


Autisme adalah satu kondisi yang memerlukan perawatan terapi wicara. Namun, autisme sering disalahpahami dan dianggap sebagai sesuatu yang tidak dapat diobati. Namun, itu seharusnya bukan cara kerja. Autisme menghadirkan banyak masalah, tetapi intensitas masalah ini dapat dikurangi jika diberikan perawatan yang benar.

Terkait dengan Autisme: Kosa kata

Banyak istilah yang umum terdengar dalam kaitannya dengan autisme, seperti: autisme klasik, autisme infantil, Pervasive Developmental Disorder (PDD), PDD atipikal, Autistic like, PDD-NOS, Sindrom Asperger dan Autistic berfungsi tinggi.

Apa Itu Tepat?

Pada dasarnya, autisme adalah gangguan neurologis. Ini diklasifikasikan sebagai Gangguan Perkembangan Pervasif. Karakteristik utama Autisme adalah bahwa hal itu mempengaruhi tiga bidang utama dalam kaitannya dengan bicara dan bahasa. Triad ini adalah gangguan anak: interaksi sosial, komunikasi, dan permainan imajinatif.

Pervasive Developmental Disorder sebenarnya adalah istilah umum untuk Gangguan Spektrum Autistik. Dengan menggunakan istilah 'meresap', ditekankan bahwa rentang defisit kecacatan berada di luar perkembangan psikologis. Di sisi lain, istilah 'perkembangan' menekankan bahwa terjadinya kondisi itu selama perkembangan anak daripada di kemudian hari.

Autisme sebenarnya hanya satu syarat di bawah payung ini. Kondisi lain termasuk Rett's Disorder, yang merupakan gangguan perkembangan saraf yang mulai menunjukkan gejala selama masa kanak-kanak atau bayi.

Lainnya adalah Gangguan Disintegratif Anak; agak mirip Autisme tetapi perbedaannya adalah dua sampai empat tahun pertama kehidupan anak agak normal, maka gejalanya mulai terlihat.

Sindrom Asperger juga ada di payung ini. Kadang-kadang disebut autisme berfungsi tinggi. Terakhir, PDD-NOS atau Pervasive Developmental Disordere — Tidak Ada yang Disebutkan juga terkait dengan Autisme. Ini adalah anak-anak yang menunjukkan gejala yang mirip tetapi tidak cukup cocok dengan kondisi lainnya.

Apa Penyebab Autisme?

Meskipun banyak penelitian telah dilakukan, tidak ada faktor tunggal yang diidentifikasi yang menyebabkan autisme. Beberapa faktor dikatakan berperan dalam terjadinya Autisme. Salah satunya adalah gangguan otak. Studi terbaru menunjukkan bahwa ada perbedaan pada otak orang dengan autisme. Otak kecil mereka tampaknya lebih kecil dari biasanya, dan sistem limbik mereka terganggu.

Ketidakseimbangan kimia juga dikatakan berperan di sini. Ditemukan bahwa dalam beberapa kasus, gejala berasal dari alergi makanan, defisiensi kimia, ketidakseimbangan hormon atau peningkatan kadar kimia otak.

Keturunan juga merupakan faktor penting. Banyak kelainan genetik memiliki autisme sebagai gejala. Contohnya adalah sindrom rapuh-X. Faktor-faktor lain termasuk trauma pra, peri, paska kelahiran, komplikasi kerusakan otak dan imunisasi MMR.

Apa pun penyebabnya, anak dengan Autisme harus diberikan pelatihan terstruktur yang sama untuk merangsang keterampilan belajar, bahasa, dan sosialnya.

Diagnosa

Untuk seorang anak yang didiagnosis menderita Autisme, ia harus memenuhi syarat untuk Kriteria Diagnosis untuk Gangguan Autistik menurut DSM-IV.

Pengobatan: Terapi Dan Lain-Lain

Karena trias efek Autisme pada anak, terapi wicara menjadi bagian penting dari manajemen Autisme. Namun, anggota tim lain juga diperlukan seperti dokter anak, ahli saraf pediatrik, psikiater anak, psikolog, ahli terapi okupasi, ahli terapi perilaku, dan pendidik seperti guru sekolah atau guru Pendidikan Khusus.

Peran Terapis Bicara Dalam Rehabilitasi Autisme

Terapis Bicara menilai pendengaran. Dia juga mengevaluasi apakah kesulitan bicara dan bahasa anak itu benar-benar disebabkan oleh autisme atau kelainan lain. Ini dapat diambil dari menganalisis bahasa ekspresif anak, bahasa reseptif, fungsi motorik lisan, kualitas suara, artikulasi dan kelancaran, pemrosesan pendengaran dan keterampilan pragmatis.

Post a Comment

0 Comments